Cara Efektif dan Hemat Berwisata pada Dieng

posted on 26 Sep 2015 17:06 by gurugayahidupbaru
Jadi ceritanya sampeyan adalah seorang petugas di sebuah kongsi, rasanya kamu mau berlibur ke suatu tempat yang cantik. Eh, namun kamu terganjal dengan tenggat libur yang hanya ada di Sabtu dan Minggu, sasaran pakai jatah liburan cuma ada 12 hari selama setahun, itu pun 6 harinya udah kepotong buat lebaran. / kamu gak siap jatah cuti sedikit pun sebab kamu trendi bekerja belum 12 bulan secara terus-menerus, karena berdasarkan UUK No. 13 Tahun 2003 Pasal 79 ayat 2 huruf C menyatakan hanya Karyawan yang tutup bekerja minimal 12 bulan yang independen mendapat cuti tahunan 12 hari.

Haduh, bingung rasanya, gimana caranya berlibur paket wisata dieng tanpa harus cuti. Akan tetapi di artikel berikut saya coba memberikan solusinya kawan. & destinasi yang aku sarankan pun demikian indahnya, disana awak bisa melihat telaga, kawah, candi dan tak ketinggalan golden sunrise pun juga bisa ada dapatkan.

Banyak bus - bus dari Daerah khusus ibukota jakarta menuju Wonosobo namun sayangnya jam keberangkatannya itu masih di saat jam tingkah laku, umumnya bus - bus akan bertambah jam 15. 00 - 16. 30, namun ada pula bus yang pergi jam 20. 00 dan ini merupakan satu - satunya, dia adalah Bus Damri, kita harus naik dari Poolnya di Kemayoran tepatnyadi Jalan Angkasa No. 17. Ongkos buat bis kelas patas AC adalah 102 ribu. Nanti engkau bakal sampai pada Terminal Mendolo Wonosobo sekitar jam 10an. Dari terminal itu kita lanjutkan bertambah angkot atau mikrobis yang ke haluan RSU Setyonegoro yang mana disini adalah tempat ngetemnya bis Mikrobis yang ke Dieng. Ongkos untuk menuju Dieng adalah 10 ribu saja, lapuk perjalanan sekitar 1, 5 jam, non khawatir, karena dalam waktu perjalanan menunjukkan Dieng, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan indah yang memberi muka mata.



Nah, tersebut kalo kamu bertambah bis, bisa pula kamu naik penghubung, namun yang oleh sebab itu masalah adalah tiada kereta yang langsung ke Wonosobo, jadinya sampeyan harus berhenti pada Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo atau sanggup juga di Stasiun Prembun Kebumen, namun, berdasarkan pengalaman abdi sebaiknya kamu diturunkan di Stasiun Purwokerto sebab disini kian mudah mendapatkan mikrobis dengan tujuan Purwokerto dibandingkan dengan di Kutoarjo atau Prembun. Kereta yang bertambah setelah jam pikulan kantoran diantaranya ialah Sawunggalih Malam, Berlawanan Utama Yogya, Berlawanan Utama Solo, serta Progo, kereta ini berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Apabila kamu berangkatnya daripada Stasiun Jakarta Negeri ada Kereta Serayu Malam yang pergi jam 21. 00, kereta ini meninggalkan jalur selatan maka itu akan memakan saat yang lebih periode.

Dari Stasiun Purwokerto kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Terminal Purwokerto dengan turun angkot, dari Terminal Purwokerto lanjutkan memanjat mikrobis tujuan Wonosobo, nantinya turun di alun - arus Wonosobo, biasanya disana ada mikrobis dengan ke Dieng lalu ngetem.

Nah, waktu ini kamu sudah hingga Dieng nih, indah itu naik medium atau naik bis. Baiknya kamu cari homestay dulu buat leyeh - leyeh sebentar untuk mengundurkan energi yang sungguh banyak terbuang dalam perjalanan. Di Dieng jangan khawatir, tidak sedikit homestay - homestay yang harganya tak menguras kantong kau. Rata - rata homestay di Dieng itu sekitar 75 ribu hingga 250 ribu per malamnya, dimana harga segitu bisa kamu untuk rata apabila engkau membawa teman, umumnya 1 kamar ini bisa di sharing untuk 3 orang2. Makanya kalo di Dieng minimal berdua biar budget awak bisa lebih hemat kawan.

Comment

Comment:

Tweet